SMK Negeri di Kota Denpasar Tampung 2.594 Peserta Didik Baru

Saturday, July 5th, 2014
Gedung sebuah SMK di Tabanan tampak anggun dan megah
Pada tahun pelajaran 2014/2015 lima SMK Negeri yang ada di wilayah Kota Denpasar menampung 2.594 peserta didik baru. Jumlah ini terdiri dari peserta didik yang diterima melalui jalur regular 1.608 orang, jalur miskin 468 orang dan jalur prestasi 518 orang.

Lima SMK Negeri dimaksud adalah SMKN 1 di Jalan HOS Cokroaminoto 4 Denpasar. Sekolah ini menyelenggarakan program kompetensi teknik konstruksi kayu, teknik konstruksi batu dan beton, teknik gambar bangunan, teknik instalasi tenaga listrik, teknik pendingin dan tata udara, teknik permesinan, teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, teknik elektronika komunikasi, rekayasa perangkat lunak dan teknik komputer dan jaringan multimedia.
SMKN 2 Denpasar terletak di Jalan Pendidikan Sidakarya Denpasar Selatan. Sekolah ini menyelenggarakan program kompetensi usaha perjalanan wisata, administrasi perkantoran, akutansi perbankan dan usaha pemasaran. SMKN 3 di Jalan Tirtanasi Denpasar Selatan menyelenggarakan program kompetensi akomodasi perhotelan, tata boga, tata kecantikan kulit, tata kecantikan rambut dan tata busana.

SMKN 4 Denpasar di Jalan Drupadi Denpasar menyelenggarakan program kompetensi akomodasi perhotelan, tata boga dan tata busana. Sedangkan SMKN 5 yang terletak di jalan Ratna Denpasar menyelenggarakan program kompetensi seni tari Bali, seni karawitan Bali, usaha perjalanan wisata, akomodasi perhotelan dan tata boga.
Sama seperti SMA Negeri SMK negeri di Kota Denpasar juga mendaftar secara online melalui situs www.denpasar.siap-ppdb.com tanggal 23-25 Juni, verifikasi pendaftaran 23-26 Juni, tes prestasi 28 Juni, hasil akhir diumumkan di situs www.denpasar.siap-ppdb.com30 Juni dan daftar ulang telah dilakukan pada 1-4 Juli 2014 lalu.

Untuk tahun pelajaran 2014/2015 SMKN 1 Denpasar 512 peserta didik baru dari jalur regular, 108 orang dari jalur miskin dan jalur prestasi 158 orang. Jumlah peserta didik baru yang diterima sesuai daya tampung adalah 778 peserta didik baru. SMKN 2 Denpasar menerima 262 peserta didik baru dari jalur regular, 87 orang dari jalur miskin dan 87 orang dari jalur prestasi. Jadi tahun pelajaran 2014/2015 ini SMKN 2 menerima 436 peserta didik baru.

SMKN 3 Denpasar menerima peserta didik baru dari jalur regular 270 orang, jalur miskin 85 orang dan jalur prestasi 85 orang. Jumlah peserta didik baru yang diterima sesuai daya tampung di SMKN 3 adalah 440 orang. SMKN 4 Denpasar menerima peserta didik baru dari jalur regular 228 orang, jalur miskin 76 orang dan jalur prestasi 76 orang sehingga jumlah peserta didik baru mencapai 380 orang. Sedangkan SMKN 5 menerima peserta didik baru dari jalur regular 336 orang, jalur miskin 112 orang dan jalur prestasi 112 orang. Jadi jumlah peserta didik baru tahun pelajaran 2014/2015 di SMKN 5 adalah 560 orang.

Dari paparan data tersebut dapat dilihat bahwa pada tahun pelajaran 2014/2015 lima SMK Negeri di wilayah Kota Denpasar menampung 2.594 Peserta Didik Baru dari jalur regular, jalur miskin dan jalur prestasi. Bagaimana kalau SMKN tersebut menerima peserta didik baru melebihi daya tampung yang ada?

Dalam edarannya Disdikpora Provinsi Bali menegaskan khusus untuk SMK penerimaan peserta didik baru harus didasarkan obyektif, transparansi, akuntabilitas dan tidak diskriminatif. Namun sekolah kejuruan dapat menerima peserta didik baru sebanyak mungkin asal tidak mengakibatkan terjadinya krisis murid di sesama SMKN maupun SMK swasta.