Raih 25 Kursi Beasiswa Program Studi Pendidikan Doktek Unud

Peluang Bagi Para Siswa SMA IPA Tahun 2012
Tuesday, February 7th, 2012

 

beasiswa

Tidak bisa dipungkiri, untuk membuat standar Fakultas Kedokteran Unud berakreditasi A dan berada di persaingan pencetak profesi dokter level dunia, FK Unud juga harus bisa memenuhi standar dunia.

Misalnya: perkuliahan tidak lagi lewat kuliah tatap muka dan fotokopi materi kuliah seperti yg terdahulu, tidak boleh lagi co-ass (dokter muda) melayani langsung pasien saat pendidikan karena belum berijin dokter.Sehingga perkuliahan kedokteran menjadi lebih mahal dibanding fakultas lain karena harus menggunakan metode SGD (small group discussion) dengan 1 dosen fasilitator mendampingi 10 mahasiswa, jadi misalnya kuliah biasa untuk 200 mahasiswa bisa cuma dengan tatap muka 1 dosen saja jika ini terjadi dulu, maka sekarang dalam topik yg sama diperlukan 20 dosen, 20 ruang diskusi dan 20 modul khusus diskusi, jadi bisa dibayangkan biaya standar pendidikan dokter berbasis KBK yg berlaku internasional. Hal ini tentunya akan memberatkan bagi pelajar yang bercita-cita menjadi dokter.

Saat ini Universitas Udayana memiliki 3 skema beasiswa, yaitu Beasiswa Prof. dr. I Gst Ngoerah Gde Ngoerah yaitu beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, Beasiswa Prof. Dr. Ida Bagus Mantra yaitu beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu, dan Beasiswa Prof I Gst Putu Japa Winaya yaitu beasiswa untuk Fakultas kurang peminat. Selain itu ada juga program beasiswa yang berasal dari Pihak Ketiga seperti: Bidik Misi, CSR, SUPERSMAR, PPA, BBBM, Beasiswa Khusus, dan Beasiswa Pemprov/Pemkab.

Kini Peluang Beasiswa Fakultas Kedokteran Unud tersedia bagi teman-teman siswa SMA Kelas XII/IPA di Provinsi Bali baik negeri maupun swasta. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tahun akademik 2012/2013 menyediakan 25 kursi beasiswa melalui Program Beasiswa Perluasan Akses PKPD dimana proses rekrutmentnya dikolaborasikan dengan Beasiswa Prof. Mantra. Beasiswa ini meliputi bebas biaya pendidikan selama masa studi (5 tahun) dengan biaya hidup.

Memang tidak mudah mendapatkan peluang beasiswa tersebut. Tetapi kalau ada usaha dan keyakinan, apapun kesulitannya pasti bisa diraih. Kepastian adanya kursi beasiswa bagi calon mahasiswa kedokteran Unud disampaikan oleh Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran Unud Dr.dr. Dyah Pradnyaparamita Duarsa,M.Si.

 

dokter
Kepastian itu disampaikannya saat tampil sebagai pembicara pada kegiatan Disseminasi Kertas Kebijakan, Program Perluasan Akses Beasiswa Untuk Calon Mahasiswa yang berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Kedokteran, Senin 9 Januari 2012 lalu. Kata dia, Fakultas Kedokteran Udayana pada tahun akademik 2012/2013 kembali membuka peluang bagi para calon mahasiswa untuk meraih beasiswa khusus bagi anak-anak dengan prestasi akademik bagus namun berasal dari keluarga tak mampu.

 

Ditegaskan oleh Dr.dr. Dyah Pradnyaparamita Duarsa,M.Si. bahwa beasiswa yang disediakan adalah sebanyak 25 orang yang tentu saja memenuhi persyaratan akademik maupun non akademik. Persyaratan non akademik antara lain calon harus berasal dari keluarga miskin atau keluarga tak mampu.”Banyak siswa berprestasi dan cerdas yang layak masuk kedokteran namun terkendala faktor biaya. Program Studi Pendidikan Dokter di FK Unud membuka kesempatan beasiswa bagi mereka,” ujarnya.

Menurut perempuan yang akrab disapa Dokter Mita ini, dengan adanya beasiswa hingga tamat kuliah ini, diharapkan tidak menyurutkan tekad anak-anak cerdas di Bali untuk terus belajar mewujudkan cita-cita menjadi dokter, meskipun berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dari 25 orang itu sebanyak 15 orang yang memperoleh beasiswa penuh akan didanai melalui subsidi silang dari Fakultas Kedokteran Unud sedangkan 10 orang sisanya ditanggung oleh Pemprov Bali.

Disampaikan Dokter. Mita, program beasiswa bagi 15 orang itu, memang bukan baru pertama kali diterapkan. Beasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) ini tiap tahun dialokasikan 15 orang namun selama ini belum bisa terisi penuh karena memang diseleksi dengan ketat dan tidak mudah juga mendapatkan mahasiswa yang memenuhi keseluruhan persyaratan yang ditetapkan.

Bagi 10 mahasiswa yang berhasil meraih program beasiswa dari Pemprov Bali akan memperoleh dana beasiswa selama studi di Fakultas Kedokteran yang totalnya mencapai Rp 175 juta per mahasiswa. Ini tentu peluang bagi teman-teman yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata namun selalu pesimistis karena ekonomi keluarga tidak mendukung.

Nah, peluang sudah tersedia, tinggal dari teman-teman yang harus berpacu dengan waktu dan semangat diri sendiri untuk meraih peluang itu. Jika teman-teman ingin mendapatkan info atau bertanya lebih lanjut mengenai program beasiswa ini dapat menghubungi dr. Oka Negara via email okanegara@yahoo.com atau via SMS ke 5667 dengan cara ketik IMOBEDU<spasi>Beasiswa FK Unud<spasi>Nama<spasi>Pertanyaanmu, berlaku untuk pengguna Telkomsel, Indosat, & 3 (Tarif 1000/SMS)