Opini:Kembangkan Jiwa Writerpreneurship Generasi Muda

Oleh: Andi Ruspita Dewi (SMAN Bali Mandara)
Saturday, July 5th, 2014
Writerpreneurship
Anak Muda sebagai calon-calon penerus bangsa sangat penting untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Bukan hanya pendidikan formal  semata, namun juga pembekalan berbagai keterampilan sebagai alat survival  mereka di dunia kerja nantinya. Ini terutama pada pengembangan softskill  mereka, baik itu dibidang menulis, berwirausaha, bermain alat musik, menari ataupun yang lainnya.

Remaja dengan imajinasi dan emosional yang fantastik adalah momen yang pas untuk mulai mengembangkan berbagai softskill mereka untuk melatih kreatifitas. Sehingga akan lahir generasi developer bukan copier. Namun, sayangnya era kini banyak sekali imajinasi dan emosional remaja yang masih sangat labil cendrung terserat kedalam pergaulan bebas dan berujung pada hal negatif yang tidak mengenakkan.  Kalau saja masa-masa remaja bisa efektif dimanfaatkan untuk belajar sungguh-sungguh tentunya akan banyak jiwa muda yang cerdas dan kreatif karena mereka telah terlahir dengan bakat-bakat tersebut.  Bakat-bakat itu hanya perlu dirangsang untuk  bisa tumbuh dan berkembang.

Lalu  bagaimana caranya untuk bisa menumbuhkakan bakat-bakat luar biasa generasi kita? Salah satu perangsang yang cukup efektif dikembangkan untuk mengembangkan kreatifitas dan rasa peduli anak akan lingkungan adalah jiwa writerpreneurship. Writerpreneurship adalah jiwa penulis yang berwirausaha atau enterpreneur. Melalui writerprenuarship bukan hanya lahir seorang penulis namun juga seorang enterpreneur yang mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri sehingga ditengah persangain global yang ketat genarasi kita tetap bisa survival karena mereka telah dilatih untuk menjadi Discoverer.

Menulis yang entrepreneur akan merangsang remaja untuk terus berkarya. Menciptakan banyak tulisan dengan ide-ide cemerlang. Terlebih meraka juga akan semakin termotivasi bila sekali saja tulisan mereka berhasil dimuat atau diterbitkan ke muka publik. Hal ini secara tidak langsung akan membuat para anak muda lebih peduli lingkungan dan isu-isu global. Ketika mereka telah peduli maka mereka lambat laut akan mengerti keadaan bangsa ini dan tahu perubahan apa yang mestinya meraka bawa untuk bangsa ini kedepannya. Keterampilan writerprenuership juga mengembangkan remaja yang jeli dalam melihat berbagai  peluang . Mereka juga lebih peka terhadap aspek komersial sehingga bisa mengurangi beban kepada orang tua tentunya. Terlebih anak juga bisa membantu, tentu akan menjadi pembelajaran tak ternilai untuk menuju kedewasaan yang sesungguhnya.
Keberadaan sekolah juga memegang peran sangat penting agar bakat mereka ini nantinya bisa dijalankan dengan baik. Pelatihan maupun bimbingan juga sangat perlu diikut sertakan. Sehingga anak tetap berkarya dengan etika-etika yang benar.

Dengan keadaan generasi kita di era global ini yang mulai menyimpang, pengembangan berbagai keterampilan soft maupun hard sangatlah diperlukan untuk melahirkan generasi muda yang kreatif. Melalui jiwa writerprenurship dapat memberikan pelatihan kreatif dengan cara menyenangkan tentunya karena keterampilan ini adalah pengembangan hobi yang memberi keuntungan.