Dicky Hermawan Prasetyo

Membagi Ilmu Fotografi
Saturday, July 5th, 2014
Dicky Hermawan Prasetyo
Siapa sih yang tak akan bilang keren sama orang yang nenteng kamera SLR sambil senyum cool. Cukup pegang kamera saja sekarang anak muda sudah bisa dicap anak gaul. Padahal belum tentu dia bisa menggunakan. Nah, kalau sudah begini kan tingkat ke-PD-an langsung anjlok.

Biar tak terjadi seperti itu, teman kita Dicky Hermawan Prasetyo rela membagi pengetahuannya tentang teknik fotografi. Remaja yang akrab disapa Dicky itu bercita-cita ingin berbisnis di bidang fotografi dan videografi. Dicky adalah finalis lomba fotografi dengan tema “Sehari Tanpa Nasi” tahun 2013 lalu.

Teman kita Dicky Hermawan Prasetyo akan membagi pengetahuannya tentang kamera kepada Imob Youngster. Karena kalau mau menjadi fotografer harus tahu dulu tentang kamera yang akan dipakai, seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang. Menurut Dicky kalau kamu pakai kamera SLR, harus tahu dulu seluk beluk kamera SLR tersebut. Definisi SLR cukup ruwet, tapi intinya sih kalau kita motret pakai kamera SLR, kita bisa melihat objek dari kamera yang hasilnya sama persis dengan pemandangan yang kita lihat, karena kamera ini pakai lensa tunggal. Sementara, kamera non SLR memakai lensa ganda, dimana pemandangan di fotonya bisabeda dengan apa yang aslinya kita lihat.

Lalu soal teknik, Dicky membagi pengetahuan teknik dasarnya. Pertama, composition, untuk menghasilkan gambar yang menarik, bermain dengan komposisi itu sangat dibutuhkan. Kadang bagi pemula, objek foto selalu ditempatkan di tengah, padahal sebenarnya tidak demikian. “Objek foto dapat diletakkan dan dibuat semenarik mungkin asal menyatu dengan elemen sekitarnya”, tuturnya.

Kedua, Depth of Field, menurut Dicky seorang fotografer harus dapat menentukan ketajaman objek yang akan difoto. Apakah obyek tersebut dibuat fokus semuanya atau hanya obyek utama saja yang fokus sedangkan objek lainnya tidak. Ketiga, Exposure, pada dasarnya, hasil foto akan sangat ditentukan oleh pencahayaan. “Foto yang baik adalah foto dengan pencahayaan yang pas, tidak underexposure ataupun highexposure”, terangnya. Keempat, Focus, foto yang baik adalah foto yang fokus. Agar dapat menghasilkan foto yang fokus, harus rajin berlatih. Selain itu juga dituntut untuk mengenali kamera yang akan dipakai. Nah, sekian dulu teknik fotografinya.

Nah, mau kenal Dicky Hermawan Prasetyo lebh dekat? Ia lahir di Banyuwangi, 2 Desember 1996 dari pasangan ayah Imron dan ibu Hartini, tinggal di Jalan Tukad Ngenjung No. 3 Renon. Ia terdaftar sebagai siswa SMK Teknologi Nasional Denpasar dan juara umum 3 tahun 2013 di sekolahnya. Prestasi lain yang pernah diraihnya adalah Juara 1 Lomba Iklan Radio Spot Kota Denpasar tahun 2013, Finalis Lomba Yoga Asana se-Bali tahun 2013 dan Finalis Lomba Photography tahun 2013 lalu.